SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BEKASIEKSPRESS.COM JSCGROUPMEDIA [BEKASIEKSPRESS.COM] WARKOP HARLEX MANGGAR SEDIA KOPI HITAM - KOP SUSU - ANEKA JUS - ANEKA MIE - TEH MANIS & ANEKA KULINER ALAMAT JALAN RAYA SITU KULONG MINYAK MANGGAR DEKAT SITU KULONG MINYAK LALANG MANGGAR BELITUNG TIMUR [BEKASIEKSPRESS.COM] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH NYAMAN & PENUH PESONA [BEKASIEKSPRESS.COM] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [BEKASIEKSPRESS.COM] MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [BEKASIEKSPRESS.COM]

YAMI & ITMI Perkuat Kepedulian untuk Tunanetra

BekasiEkspress.Com
23 Jun 2026 07:49
6 minutes reading

BekasiEkspress.Com | JSCgroupmedia ~ Semangat kepedulian, inklusivitas, dan penguatan silaturahmi kembali digaungkan melalui kegiatan yang mempertemukan Yayasan Adham Mirranda Indonesia (YAMI) dengan Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI).

Dalam kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut, kedua organisasi menegaskan pentingnya membangun ruang kebersamaan yang mendorong penyandang disabilitas, khususnya tunanetra, untuk terus berkarya, belajar, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Kegiatan yang diinisiasi sebagai wadah mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap kelompok rentan ini juga menjadi momentum berbagi inspirasi, harapan, serta semangat pemberdayaan bagi para anggota ITMI dan masyarakat luas.

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi biasa.

Lebih dari itu, kegiatan ini menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya menciptakan lingkungan sosial yang inklusif, di mana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa dibatasi oleh kondisi fisik yang dimiliki.

Perwakilan Yayasan Adham Mirranda Indonesia, Nana Silvana, menegaskan bahwa kegiatan bersama ITMI dilandasi semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial yang selama ini menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung berbagai kelompok masyarakat.

See also  Sony Sonjaya Bongkar Dugaan Peran Kepala BGN dalam Korupsi MBG

“Menjalin silaturahmi, memperkuat kepedulian. Bersama Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia, kami hadir untuk berbagi semangat, kebersamaan, dan harapan.

Setiap keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berkarya, belajar, dan memberikan inspirasi bagi sesama,” ujar Nana Silvana.

Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan bahwa disabilitas bukanlah hambatan untuk berkontribusi dalam kehidupan sosial.

Sebaliknya, dengan dukungan lingkungan yang tepat, penyandang disabilitas dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus agen perubahan di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, suasana kekeluargaan terlihat begitu kuat.

Para peserta tidak hanya berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi penyandang tunanetra, tetapi juga berbagi pengalaman hidup, motivasi, dan harapan untuk masa depan yang lebih inklusif.

Keberadaan organisasi seperti ITMI memiliki peran penting dalam memperjuangkan hak-hak penyandang tunanetra.

See also  Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas

Organisasi ini menjadi wadah yang menghubungkan para anggotanya untuk saling mendukung, memperkuat kapasitas diri, serta memperluas akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sosial yang lebih baik.

Di Indonesia, isu pemberdayaan penyandang disabilitas terus menjadi perhatian berbagai pihak.

Meski regulasi yang menjamin hak-hak penyandang disabilitas telah tersedia, tantangan di lapangan masih cukup besar, terutama terkait akses pendidikan, kesempatan kerja, serta penerimaan sosial.

Karena itu, kolaborasi antara organisasi sosial, komunitas disabilitas, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah menjadi faktor penting untuk mempercepat terwujudnya masyarakat yang inklusif.

Nana Silvana menjelaskan bahwa kegiatan bersama ITMI juga menjadi sarana untuk memperkuat kesadaran publik mengenai pentingnya menghargai keberagaman kemampuan setiap individu.

See also  Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19

Menurutnya, masyarakat perlu melihat penyandang disabilitas bukan dari keterbatasannya, melainkan dari potensi yang dimiliki. Dengan cara pandang tersebut, berbagai bentuk diskriminasi maupun stigma negatif dapat perlahan dikurangi.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x