SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BEKASIEKSPRESS.COM JSCGROUPMEDIA [BEKASIEKSPRESS.COM] WARKOP HARLEX MANGGAR SEDIA KOPI HITAM - KOP SUSU - ANEKA JUS - ANEKA MIE - TEH MANIS & ANEKA KULINER ALAMAT JALAN RAYA SITU KULONG MINYAK MANGGAR DEKAT SITU KULONG MINYAK LALANG MANGGAR BELITUNG TIMUR [BEKASIEKSPRESS.COM] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH NYAMAN & PENUH PESONA [BEKASIEKSPRESS.COM] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [BEKASIEKSPRESS.COM] MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [BEKASIEKSPRESS.COM]

Usai Final Piala Dunia, Dataran Merdeka Dipenuhi Sampah

BekasiEkspress.Com
20 Jul 2026 03:24
Headline News 0 25
4 minutes reading

BekasiEkspress.Com | JSCgroupmedia ~ Euforia ribuan suporter yang memadati Dataran Merdeka untuk menyaksikan siaran langsung Final Piala Dunia FIFA 2026 berubah menjadi sorotan tajam setelah kawasan bersejarah tersebut ditinggalkan dalam kondisi dipenuhi sampah.

Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) menyampaikan kekecewaan mendalam atas rendahnya kesadaran sebagian pengunjung dalam menjaga kebersihan ruang publik usai perhelatan akbar tersebut.

Peristiwa itu menjadi ironi di tengah semangat persatuan dan kebersamaan yang diusung melalui festival “Unity Merdeka x RTM World Cup 2026”, sebuah rangkaian kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai 17 hingga 20 Juli 2026.

Alih-alih meninggalkan kenangan positif, berakhirnya laga final antara Spanyol dan Argentina justru menyisakan hamparan sampah di salah satu ikon nasional Malaysia.

Ribuan warga mulai memadati Dataran Merdeka sejak dini hari untuk menyaksikan pertandingan puncak Piala Dunia 2026 melalui layar lebar yang disediakan pemerintah.

Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga kawasan tersebut dipenuhi penonton dari berbagai kalangan yang datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas pecinta sepak bola.

See also  YAMI & ITMI Perkuat Kepedulian untuk Tunanetra

Namun, setelah pertandingan berakhir sekitar pukul 06.00 waktu setempat, pemandangan yang tersisa justru memunculkan keprihatinan.

Berbagai jenis sampah, mulai dari botol minuman, gelas plastik, kemasan makanan, kantong plastik, hingga tisu bekas berserakan di hampir seluruh area lapangan.

Melalui akun resmi Facebook, DBKL menyampaikan bahwa petugas kebersihan memang akan diterjunkan untuk membersihkan seluruh kawasan.

Akan tetapi, lembaga tersebut menegaskan bahwa keberadaan petugas bukanlah alasan bagi masyarakat untuk mengabaikan tanggung jawab menjaga kebersihan.

“Kebersihan Kuala Lumpur tidak seharusnya selalu bergantung pada orang lain yang datang membersihkan setelah kita pulang,” tulis DBKL dalam pernyataannya.

Pernyataan tersebut bukan sekadar kritik, tetapi juga menjadi pengingat bahwa budaya menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.

Kota yang bersih tidak hanya bergantung pada pemerintah atau petugas kebersihan, melainkan juga pada kesadaran setiap individu yang menggunakan fasilitas publik.

See also  FISI Banten Apresiasi Atlet, Bidik Juara Umum Kejurnas 2027

DBKL juga menegaskan bahwa Dataran Merdeka bukan sekadar lapangan terbuka. Kawasan tersebut merupakan simbol sejarah, identitas nasional, serta kebanggaan rakyat Malaysia.

Di lokasi itulah berbagai peristiwa penting dalam perjalanan bangsa berlangsung, termasuk peringatan kemerdekaan dan berbagai kegiatan kenegaraan.

Karena itu, setiap warga diharapkan mampu memperlakukan kawasan tersebut dengan penuh rasa hormat.

“Cara kita meninggalkannya mencerminkan bagaimana kita menghargainya,” demikian pesan yang disampaikan DBKL.

Pesan tersebut mengandung makna yang lebih luas daripada sekadar persoalan sampah.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x