SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BEKASIEKSPRESS.COM JSCGROUPMEDIA [BEKASIEKSPRESS.COM] WARKOP HARLEX MANGGAR SEDIA KOPI HITAM - KOP SUSU - ANEKA JUS - ANEKA MIE - TEH MANIS & ANEKA KULINER ALAMAT JALAN RAYA SITU KULONG MINYAK MANGGAR DEKAT SITU KULONG MINYAK LALANG MANGGAR BELITUNG TIMUR [BEKASIEKSPRESS.COM] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH NYAMAN & PENUH PESONA [BEKASIEKSPRESS.COM] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [BEKASIEKSPRESS.COM] MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [BEKASIEKSPRESS.COM]

Sony Sonjaya Bongkar Dugaan Peran Kepala BGN dalam Korupsi MBG

BekasiEkspress.Com
22 Jun 2026 02:29
5 minutes reading

Meski demikian, Sony tidak secara khusus meminta agar penyidik segera memeriksa yang bersangkutan karena seluruh proses penyidikan sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

“Pak Sony tidak meminta siapa yang harus diperiksa. Namun dalam daftar yang diajukan, nama NSD berada di urutan pertama,” ujar Krisna.

Pernyataan tersebut menambah dinamika dalam pengusutan kasus dugaan korupsi MBG yang saat ini tengah menjadi salah satu perkara besar yang ditangani Kejaksaan Agung.

Sebelumnya, kuasa hukum Sony lainnya, Elza Syarief, juga pernah menyampaikan bahwa terdapat sejumlah nama yang disebut dalam pengembangan perkara, termasuk Kepala BGN.

Sementara itu, ketika dimintai tanggapan terkait langkah Sony mengajukan diri sebagai justice collaborator, Nanik S Deyang hanya memberikan jawaban singkat kepada awak media.

“Diterima enggak sama Kejaksaan? Tanya dulu,” ujar Nanik saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta.

See also  Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja!

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Kejaksaan Agung mengenai status hukum Nanik S Deyang maupun tindak lanjut atas informasi yang disampaikan Sony dalam pemeriksaan tersebut.

Dalam sistem hukum Indonesia, setiap keterangan yang diberikan tersangka maupun saksi dalam proses penyidikan harus diverifikasi melalui alat bukti lain yang sah sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Oleh karena itu, setiap tuduhan atau dugaan yang muncul dalam proses pemeriksaan belum dapat dijadikan dasar penetapan kesimpulan hukum sebelum dilakukan pendalaman oleh penyidik.

Kasus dugaan korupsi tata kelola MBG sendiri memiliki perhatian besar karena program tersebut menyangkut penggunaan anggaran negara yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

See also  Kejari Beltim Kawal Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

Program MBG dirancang sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi masalah stunting, kekurangan gizi, serta meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik di berbagai daerah.

Karena menyasar jutaan penerima manfaat, tata kelola program MBG menuntut sistem pengawasan yang ketat, transparansi penggunaan anggaran, serta akuntabilitas seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya.

Dugaan penyimpangan dalam pengelolaan program tersebut berpotensi mengurangi efektivitas manfaat yang seharusnya diterima masyarakat.

Kejaksaan Agung sejauh ini telah menetapkan lima tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola MBG.

Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, serta dua pihak swasta bernama Asep Yusuf Somantri dan Andri Mulyono.

See also  Mari Cerita (MaCe) Papua

Penetapan para tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan program, termasuk aspek tata kelola kelembagaan dan pengelolaan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG.

Para pengamat kebijakan publik menilai pengusutan kasus ini menjadi ujian penting bagi komitmen penegakan hukum dalam menjaga integritas program-program strategis nasional.

Transparansi dalam proses penyidikan dinilai penting agar masyarakat memperoleh kejelasan mengenai fakta-fakta hukum yang sebenarnya terjadi.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x