SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BEKASIEKSPRESS.COM JSCGROUPMEDIA [BEKASIEKSPRESS.COM] WARKOP HARLEX MANGGAR SEDIA KOPI HITAM - KOP SUSU - ANEKA JUS - ANEKA MIE - TEH MANIS & ANEKA KULINER ALAMAT JALAN RAYA SITU KULONG MINYAK MANGGAR DEKAT SITU KULONG MINYAK LALANG MANGGAR BELITUNG TIMUR [BEKASIEKSPRESS.COM] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH NYAMAN & PENUH PESONA [BEKASIEKSPRESS.COM] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [BEKASIEKSPRESS.COM] MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [BEKASIEKSPRESS.COM]

Rajo Ameh : Indonesia Perlu Tiga Kapal Induk Ringan

BekasiEkspress.Com
19 Sep 2026 06:04
Headline Ragam 0 145
8 minutes reading

BabelEkspress.COm | JSCgroupmedia ~ Kedatangan eks kapal induk ringan Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 18 September 2026 memunculkan kembali pembahasan mengenai arah modernisasi kekuatan maritim Indonesia.

Di tengah proses penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI, mantan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Staf Komando Resimen Mahawijaya Sumatera Selatan era 1990-an, Rajo Ameh, berpandangan bahwa Indonesia membutuhkan sedikitnya tiga kapal induk ringan dan sembilan fregat untuk membangun struktur kekuatan laut yang tersebar secara geografis.

Rajo Ameh menyampaikan pandangan tersebut setelah kapal Garibaldi tiba di Indonesia melalui perjalanan lintas benua dari Taranto, Italia.

Ia mengusulkan tiga kapal induk ringan ditempatkan untuk mendukung pembagian wilayah pertahanan Indonesia bagian barat, tengah dan timur, dengan masing-masing kapal didukung tiga fregat sebagai unsur pengawal.

“Indonesia membutuhkan setidaknya tiga kapal induk ringan sejenis KRI Sriwijaya dan sembilan fregat canggih,” ujar Rajo Ameh.

Namun, usulan tiga kapal induk ringan dan sembilan fregat tersebut merupakan pandangan pribadi Rajo Ameh, bukan angka kebutuhan resmi yang diumumkan pemerintah atau TNI AL.

See also  Suahasil Nazara Perkuat Penindakan Rokok Ilegal

Sampai informasi yang tersedia pada 19 September 2026, pemerintah belum mengumumkan program resmi untuk menambah dua kapal induk ringan lagi dengan konfigurasi sebagaimana usulan tersebut.

Secara faktual, kapal yang kini berada di Tanjung Priok masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dalam sejumlah keterangan resmi.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan kapal tersebut akan resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya setelah proses serah terima pada 24 September 2026.

Karena itu, penyebutan KRI Sriwijaya dalam konteks sekarang perlu dipahami sebagai nama yang akan digunakan setelah proses tersebut, bukan berarti pergantian nama telah selesai pada saat kapal tiba.

Kapal tersebut tiba setelah menempuh pelayaran sekitar 6.870 mil laut dari Taranto sejak 24 Agustus 2026. Rutenya melintasi Terusan Suez, Laut Merah dan Samudra Hindia sebelum memasuki wilayah Indonesia melalui ALKI I.

See also  Terios Terbakar & Meledak Saat Isi BBM di SPBU

Setelah memasuki perairan nasional, Garibaldi dikawal KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 menuju Tanjung Priok.

Kementerian Pertahanan menyebut Garibaldi merupakan kapal berjenis through-deck aviation cruiser yang dapat mengoperasikan belasan helikopter.

Dalam peninjauan di Tanjung Priok, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melihat langsung flight deck, hanggar, anjungan dan Pusat Informasi Tempur kapal tersebut.

Pemerintah menyatakan kapal itu dapat dioptimalkan untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya penanggulangan bencana dan distribusi bantuan ke wilayah terpencil.

Fakta tersebut menjadi penting karena narasi mengenai kapal induk Indonesia tidak semata-mata berkaitan dengan proyeksi kekuatan tempur.

Kepala Staf TNI AL sebelumnya menyampaikan bahwa keberadaan kapal induk dapat mendukung kemampuan menuju konsep blue-water navy, tetapi penggunaannya tidak diarahkan untuk invasi.

Kapal tersebut juga disebut dapat digunakan untuk diplomasi pertahanan, kunjungan persahabatan, bantuan kemanusiaan dan OMSP.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x