SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE BEKASIEKSPRESS.COM JSCGROUPMEDIA [BEKASIEKSPRESS.COM] WARKOP HARLEX MANGGAR SEDIA KOPI HITAM - KOP SUSU - ANEKA JUS - ANEKA MIE - TEH MANIS & ANEKA KULINER ALAMAT JALAN RAYA SITU KULONG MINYAK MANGGAR DEKAT SITU KULONG MINYAK LALANG MANGGAR BELITUNG TIMUR [BEKASIEKSPRESS.COM] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SIAP MELAYANI PRIBADI & KELUARGA LEBIH NYAMAN & PENUH PESONA [BEKASIEKSPRESS.COM] INDRI TOUR TRAVEL RENTAL SILAHKAN HUBUNGI +62 895 330 99999 3 [BEKASIEKSPRESS.COM] MEDIA ONLINE RUMAHGADANGNEWS.COM HUBUNGI +62 877 495 0000 1 [BEKASIEKSPRESS.COM]

Brigjen JM Pattiasina, Teknokrat di Balik Fondasi Pertamina

BekasiEkspress.Com
17 Aug 2026 12:42
7 minutes reading

Pada awal 1970-an, hubungan Pattiasina dengan pengelolaan perusahaan disebut mengalami perubahan. Setelah berbagai proyek pengembangan kilang, termasuk Dumai dan Sungai Pakning, arah perjalanan kariernya memasuki fase baru.

Pada 1973, Pattiasina memilih meninggalkan Pertamina. Narasi mengenai kepergiannya menyebut ia pergi tanpa membawa kemewahan maupun jaminan sebagaimana yang mungkin melekat pada seorang pejabat perusahaan besar.

Namun, bagian mengenai alasan detail kepergiannya, status pesangon, serta dinamika internal Pertamina pada masa itu membutuhkan dokumentasi sejarah yang lebih kuat agar tidak berubah menjadi kesimpulan sepihak.

Perbedaan pandangan dalam organisasi besar merupakan hal yang mungkin terjadi, tetapi penyebab dan proses sebenarnya harus dibuktikan melalui arsip, dokumen perusahaan, serta kesaksian sejarah yang dapat diverifikasi.

See also  Kang Emil Ungkap Penanganan Kasus Herry Wirawan Sejak Mei: Semoga Dihukum Mati!

Di sinilah kisah Pattiasina menjadi menarik. Ia tidak hanya berbicara tentang seorang individu, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia memperlakukan orang-orang yang membangun institusi pada masa awal republik.

Integritas seorang profesional tidak selalu terlihat dari jabatan yang bertahan lama.

Integritas dapat tercermin dari keberanian mempertahankan prinsip, bekerja dalam keterbatasan, dan menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi.

Namun, integritas juga harus ditempatkan dalam kerangka sejarah yang objektif. Pahlawan pembangunan tidak boleh hanya dibentuk oleh narasi, tetapi harus ditemukan melalui dokumen dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi masyarakat Maluku, kisah Pattiasina memiliki dimensi tersendiri. Ia menunjukkan bahwa putra daerah dapat mengambil peran dalam sejarah nasional melalui keahlian dan pengabdian.

See also  Brimob Gorontalo Amankan 7.000 Liter Solar Subsidi

Saparua tidak hanya melahirkan tradisi perjuangan, tetapi juga tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan industri strategis.

Bagi generasi muda, pesan terbesar dari perjalanan Pattiasina bukan semata tentang minyak. Pesannya adalah pentingnya kompetensi.

Nasionalisme membutuhkan kemampuan. Kemandirian membutuhkan tenaga ahli. Dan pembangunan membutuhkan orang-orang yang bersedia bekerja ketika fasilitas belum tersedia.

Indonesia hari ini menghadapi tantangan energi yang jauh lebih kompleks. Kebutuhan bahan bakar meningkat, produksi minyak domestik menghadapi berbagai tantangan, sementara ketergantungan terhadap impor menjadi persoalan strategis.

Karena itu, semangat membangun kapasitas nasional seperti yang tercermin dalam perjalanan Pattiasina patut menjadi bahan refleksi.

Indonesia membutuhkan insinyur, teknisi, peneliti, dan profesional yang mampu menciptakan solusi, bukan hanya menjadi pengguna teknologi.

Kisah JM Pattiasina pada akhirnya bukan sekadar cerita tentang besi tua, kilang rusak atau perjalanan karier seorang teknokrat. Ia merupakan cermin dari perjuangan panjang membangun kemampuan energi nasional dari keterbatasan.

See also  Polres Landak Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu & Anak

Sejarah memang harus memberikan tempat kepada tokoh-tokohnya.

Namun sejarah juga harus ditulis dengan disiplin: menghormati jasa tanpa mengabaikan fakta, mengapresiasi pengabdian tanpa menutup ruang kritik, serta membedakan antara kesaksian, interpretasi dan bukti.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

x
x